Content Writer dan Copywriter, Perbedaannya Apa?

www.freepik.com

Tahukah kamu, meski sama-sama menulis, namun  content writer dan copy writer itu tidak sama, perbedaannya apa?

Content writer dan copywriter merupakan profesi yang banyak sekali dicari akhir-akhir ini. Terutama di era digital yang semakin berkembang, dimana internet banyak dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi dan mempromosikan sesuatu.

Beda Content Writer dan Copywriter

content writer copywriter bedanya apa

Content writer dan copywriter memang sama-sama berhubungan dengan tulis-menulis, namun sebenarnya keduanya memiliki perbedaan. Kita bisa melihat perbedaan antara content writer dan copywriter dari tiga aspek, yaitu: tujuan, gaya tulisan, serta media yang digunakan. Supaya lebih jelas, yuk kita bahas satu persatu ketiga aspek tersebut.

Baca Juga: Dasar-Dasar SEO yang Penting Diketahui Para Pemula!

Beda Tujuan Meski Sama-sama Menulis

content writer copywriter bedanya apa?

Seorang content writer bertugas membuat artikel atau konten tulisan yang sesuai dengan tema atau isu yang diminta. Content writer harus menulis artikel yang bersifat informatif, edukatif dan engaging. Itulah mengapa, content writer memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan pengunjung website atau blog. Artikel yang menarik dan informatif menjadi kunci dari pekerjaan ini.

Sedangkan copywriter erat kaitannya dengan pemasaran atau marketing. Tulisan yang dibuat bersifat komersial, yang mana harus sanggup membangun suatu tindakan langsung (direct action) dari pembacanya, seperti melakukan pembelian atau terlibat dengan campaign yang berkaitan dengan produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Hal ini berarti, copywriter memiliki tujuan untuk mempromosikan suatu jasa atau produk kepada konsumen yang tidak lain adalah pembaca.

Gaya Tulisan

Menulis artikel atau tulisan yang detail dan panjang adalah ciri khas dari seorang content writer. Konten yang dibuat mengacu pada pada rumus 5W + 1H yang biasa digunakan dalam dalam kaidah penulisan jurnalistik. Maka dari itu, skill riset, kreatif, dan wawasan luas menjadi sesuatu yang wajib dan penting dimiliki oleh seorang content writer.

Sebaliknya, tulisan yang ringkas, eye catchy, dan padat menjadi ciri khas dari copywriter. Misalnya pada headline suatu majalah, tagline, atau slogan. Seorang copywriter harus pintar dalam mempromosikan suatu produk atau jasa melalui tulisan mereka. Copywriter juga harus pandai memainkan kata-kata agar menarik perhatian para pembaca atau calon konsumen. Kalian pasti tidak asing dan akrab dengan kata-kata ini: ‘Traveloka dulu, jalan-jalan kemudian’, atau ‘Indomie seleraku’. Beberapa contoh tersebut merupakan hasil karya seorang copywriter.

Media yang Digunakan

content writer copywriter bedaya apa?
work; office; computer; man; woman; business; character; marketing; online; employee; technology; business man; cartoon; co working; flat design; freelance; freelancer; global; illustration; job; career; outsourcing; team; worker; analysis; analytic; chart; control; data; diagram; graph; growth; info; information; management; optimization; process; report; research; result; search; service; statistic; system; workplace; workspace; dashboard; market; people; workstation

Konten seorang content writer dipublikasikan melalui media yang dapat dinikmati dalam waktu lama, santai, atau bahkan bisa dibaca di lain waktu. Contohnya artikel pada website atau blog.
Hal ini berbeda dengan copywriter. Oleh karena tujuan copywriter adalah mengkomersilkan atau mempromosikan sesuatu, maka media yang digunakan biasanya adalah billboard, web banner, social media ads, social campaign, email campaign, katalog produk, poster, dan lain sebagainya. Media tersebut digunakan mengingat tulisan yang dihadirkan singkat, sehingga pembaca pun juga memiliki waktu yang singkat untuk membaca tulisan tersebut.

Namun, konten copywriter tidak hanya dalam bentuk tulisan lho. Hasil karya copywriter juga dapar dinikmati di iklan tv, radio atau apps streaming seperti Spotify.

Baca Juga: Copywriting: Pemasaran Efektif Dalam Digital Marketing

Bagaimana, sudah cukup mendapat gambaran yang jelas mengenai perbedaan content writer dan copywriter, bukan? Jika kalian ingin belajar lebih dalam mengenai kedua profesi ini, yuk ikuti program di Campus Digital.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *